Pergaulan Menentukan Masa depan

teman menentukan masa depan

Tunjukan siapa temanmu maka aku akan tahu masa depanmu karna pergaulan menentukan masa depan, Entah kapan pastinya pertama kali saya mendengar pepatah tersebut, dan siapa yang mengatakannya saja juga lupa, yang saya ingat adalah pertama kali saya mendengar kata-kata tersebut dari Guru sekolah saya, Tentu saja saat itu saya masih menggunakan seragam putih abu-abu, setiap pagi selalu hobi olahraga, entah itu push up, jalan jongkok atau menghormat kepada sang Merah Putih.

Apakah pergaulan menentukan masa depan itu benar ?

Pertama kali saya mendengar pepatah itu saya menganggap itu kata-kata yang tidak penting, saya lebih memilih untuk tidak mendengarkan pepatah itu, Ya begitulah saya memang sedikit keras kepala (katanya), Namun pepatah tersebut seperti sudah menancap dikepala saya, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun namun saya masih teringat akan pepatah itu.

Tunjukan siapa temanmu, maka aku akan tahu masa depanmu !

Tunjukan siapa temanmu, maka aku akan tahu masa depanmu, Apa yang kita lakukan sekarang itu menentukan masa depan kita, Terumata teman-teman kita akan sangat berpengaruh besar dalam kehidupan kita kedepan, prestasi kita kedepan, karir kita kedepan, Saat kita bergaul dengan teman yang mempunyai pengaruh positif, tentu saja kehidupan kita, prestasi kita dan karir kita juga akan positif, demikian sebaliknya.

Perumpamaan tentang Atlet olahraga

Jika kita ingin menjadi seorang Atlet olahraga, kalau setiap harinya kita hanya bermain, tidur sepanjang hari, malas malasan bahkan tidak bisa menjaga tubuh dengan merokok dan minum minuman keras, Apakah dengan kehidupan seperti itu kita akan menjadi seorang atlet olahraga?

Untuk menjadi seorang atlet kita harus terus latihan, terus berusaha, dan menjaga kesehatan. Kita harus belajar dari seseorang yang sudah mengerti tentang dunia atlet yang kita inginkan. Karna belajar dari seseorang yang sudah berpengalaman dibidangnya itu sangatlah baik.

Totalitas Menentukan Masa depan

Hal utama yang harusnya kita lakukan adalah TOTALITAS. saat kita sudah Totalitas atau menceburkan diri dalam bidang yang kita inginkan, kita harus meniduri bidang yang kita inginkan tersebut, Kita harus tidur, makan maupun bermimpi dalam karir yang kita inginkan itu. nek uwes kadung nyelup banyu gak usah setengah-setengah mergo wedi teles. Mesisan njegur ben ngerti nek banyu iku seger

Cerdas dalam memilih teman

Saat kita ingin mendapat peringkat di kelas, saat kita ingin menjadi pengusaha, saat kita ingin mendapatkan pekerjaan yang kita impikan, saat kita mengejar mimpi – mimpi kita, kita harus cerdas dalam memilih teman, Saya tidak pernah menyuruh untuk memilih milih teman, kita tidak boleh sombong dan kita harus berteman dengan siapapun itu, namun dalam pertemanan harus ada ring, Ada teman-teman dekat kita, yang selalu ada untuk kita dan yang seringkali kita mintai nasehat atau  yang memberi nasehat kepada kita. ada teman bermain, ada teman dalam sebuah organisasi, ada yang hanya sekedar teman atau kenalan.   

“Menjadi seseorang yang berhasil adalah sebuah keterampilan yang bisa kita dipelajari. Asalkan kita mau mempelajari keterampilan tersebut, Kita mempunyai peluang yang sama untuk menjadi berhasil” Never Give Up. Gbu

Tinggalkan Balasan